Sejarah Pembuatan Objek Wisata Watu Goyang

0
14

Pembuatan wisata watu goyang yang terdapat di dusun Cempluk dilatar belakangi oleh adanya potensi budaya yang sudah terdapat di dusun ini, mulai dari kesenian, kerajinan, maupun potensi alam. Berbekal semangat untuk membentuk desa wisata, maka berbagai persiapan mulai dilakukan sejak tahun 2005. Dimulai dengan perbaikan jalan menuju wilayah cempluk, pengelolaan SDM berupa pengembangan ketrambilan masyarakat serta pengorganisasian berbagai potensi yang sudah dimiliki oleh dusun ini.

Kepengurusan wisata watu goyang diwadahi oleh KKLPMD (kelompok kerja lembaga pemberdayaan masyarakat desa), yang pelaksanaanya dibawah pengelolaan desa wisata tapak tilas sultan agung. dibawah seksi desa wisata tapak tilas sultan agung, dibentuk kepengurusan khusus watu goyang, yang dibentuk pada tahun 2015. Kepengurusan ini diketuai oleh pak Suhardi, anggotanya dipilih melalui penyaringan oleh pihak dusun. pembangunan wisata watu goyang baru mulai dibangun pada bulan oktober tahun 2016. wilayah iini sebelumnya merupakan hutan rakyat, pembukaanya dilakukan setelah mendapat perijinan dari desa.

Penggarapan wisata watu goyang dilakukan secara gotong royong oleh warga dusun cempluk. Sedangkan anggaran yang digunakan, didapatkan dari pemerintah desa ,uiran wajib dari 28 anggota pengurus watu goyang serta dana pinjaman. Total dana yang dibutuhkan untuk mendirikan wisata watu goyang ini pada awalnya kurang lebih 38 juta rupiah. Dalam waktu satu tahun, berbagai pinjaman dan dana iuran sudah mampu dilunasi (balik modal). Hasil wisata watu goyang, selain sebagai mata pencaharian bagi para pengurusnya juga dialokasikan untuk kas desa sebesar 5 persen.

Peresmian wisata watu goyang dilalakukan pada 1 januari tahun 2017. Kemudian pada bulan juni 2017 melalui SK desa nomor 2 tahun 2017 dikeluarkanlah tariff terkait biaya masuk objek wisata. Berdasarkan SK tersebut biaya yang dipatok adalah Rp. 2.500/ orang. Sedangkan terkait organisasi yang menaungi wisata watu goyang diresmikan melalui PERDES no 27 tahun 2015 dan SK Bupati Bantul nomor 240 tahun 2016.  Kesimpulanya perjalanan pementukan wisata ini dilakukn kurang lebih 10 tahun sejak 2005 sampai peresmianya tahun 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.